Interpreting the Hidden Messages in Nias Traditional Clothing: A Study of Symbols and Cultural Values
Abstract
Penelitian ini mengkaji pesan tersembunyi dan nilai-nilai budaya yang tertanam dalam pakaian adat Nias, khususnya Baru Oholu untuk pria dan Öröba Si'öli untuk wanita. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika berdasarkan teori Roland Barthes dan Charles Sanders Peirce, penelitian ini menganalisis bagaimana warna, motif, dan aksesori berfungsi sebagai kode budaya yang mengkomunikasikan hirarki sosial, kepercayaan spiritual, dan identitas kolektif. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa palet warna emas, merah, dan hitam masing-masing mewakili kebangsawanan, keberanian, dan perlindungan spiritual, sementara ornamen seperti Kalabubu dan Tolo-tolo berfungsi sebagai penanda visual status sosial dan pencapaian. Pola geometris seperti adu dan laro mempertahankan hubungan dengan tradisi leluhur dan kepercayaan kosmologis. Penelitian ini juga mendokumentasikan bagaimana pakaian tradisional ini telah berhasil beradaptasi dengan modernitas melalui inovasi material dan perluasan fungsional sambil mempertahankan esensi simbolisnya. Transformasi ini menunjukkan sifat dinamis dari warisan budaya Nias, di mana pakaian tradisional terus berfungsi sebagai penanda identitas etnis dan artefak hidup yang mempertahankan relevansi dalam konteks kontemporer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pakaian tradisional Nias mewakili sistem komunikasi visual yang canggih yang mewujudkan struktur sosial, nilai-nilai, dan pandangan dunia masyarakat sambil beradaptasi dengan pengaruh global.

