Makna Nilai dalam Folklor Lisan pada Cerita Rakyat Puan Si Panaik dari Kalimantan Timur
Keywords:
Folklor, cerita rakyat lisan, nilai sosial, nilai moral, nilai budayaAbstract
Puan Si Panaik adalah bentuk karya sastra berupa cerita rakyat Kalimantan Timur yang menggambarkan perilaku baik yang terdapat pada tokoh utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna makna yang terkandung pada cerita tersebut, mencakup hubungan antara karya sastra dan makna nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menerapkan jenis metode kualitatif yang bersifat deskriptif berdasarkan model Miles dan Huberman. Sumber data penelitian diperoleh melalui pembacaan menyeluruh cerita rakyat Puan Si Panaik. Data berupa kutipan, dialog, dan narasi dan dianalisis melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan cerita rakyat ini memiliki keterkaitan antara karya sastra dengan nilai-nilai yang dapat ditemukan. Cerita rakyat ini mencerminkan makna nilai, seperti dalam nilai moral terdapat perilaku berupa pekerja keras, kejujuran dan tanggung jawab, lalu pada nilai sosial terdapat perilaku kekeluargaan, kepedulian terhadap sesama dan gotong royong, dan pada nilai budaya terdapat tiga hubungan yaitu, manusia dengan tuhan, manusia dengan alam, dan manusia dengan masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah cerita rakyat Puan Si Panaik menunjukkan bahwa folklor lisan berperan sebagai media pendidikan yang memuat nilai-nilai moral, sosial, dan budaya. Selain itu, cerita ini juga mencerminkan kearifan lokal, norma, dan tradisi masyarakat Kalimantan Timur yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari pelestarian identitas daerah.

