Putri Junjung Buih: Warisan Folklor Lisan Dari Tanah Banjar

Authors

  • Nanda Anggraini Universitas Mulawarman
  • Nina Queena Hadi Putri Universitas Mulawarman

Keywords:

folklor lisan, putri junjung buih, makna simbolik, nilai budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji legenda Putri Junjung Buih sebagai bagian dari folklor lisan masyarakat Banjar dengan fokus pada makna simbolik serta relevansi nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Folklor merupakan warisan budaya yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media penyampaian nilai moral, sosial, dan spiritual yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai sumber tertulis yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legenda Putri Junjung Buih mengandung makna simbolik melalui teori semiotik Roland Barthes yang mencakup denotasi, konotasi, dan mitos. Unsur-unsur cerita seperti tokoh Putri Junjung Buih, kain tenun, angka 40, praktik tapa, serta unsur alam merepresentasikan kepercayaan masyarakat Banjar. Nilai budaya yang ditemukan meliputi hubungan manusia dengan Tuhan, alam, sesama, masyarakat, dan diri sendiri, seperti doa, kerja keras, kebersamaan, loyalitas, dan pengendalian diri. Legenda ini berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya dan pembentukan karakter masyarakat.

Downloads

Published

2026-06-06

Issue

Section

Articles